Ini Kegunaan Pensil H, F, HB, dan B

Selama ribuan tahun orang telah menggunakan grafit untuk melatih kreativitas dan menghidupkan ide. Kandungan grafit pada isi pensil akan menentukan seberapa gelap atau seberapa ringan coretan. Sebab itu, beda kreativitas beda pula pensil yang digunakan.

Grafit merupakan komponen utama pensil yang terbuat dari campuran grafit dan tanah liat atau disebut juga dengan timbal. Proporsi grafit yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanah liat akan menghasilkan timbal yang lebih lembut dan lebih gelap, sementara proporsi tanah liat yang lebih banyak menciptakan pensil yang lebih keras dan meninggalkan bekas yang lebih ringan.

Melansir dari laman jetpens.com, komposisi grafit di dalam isi pensil merupakan pertimbangan penting bagi artis dan penulis. Kekerasan timbal mempengaruhi kekuatan, kehalusan, ketahanan coretan, dan pigmentasi. Ada dua sistem untuk menilai kekerasan timbal, yakni sistem Eropa dan Amerika.

Sistem Eropa menggunakan kombinasi huruf dan angka seperti H, B, 2B dan lainnya. B menunjukkan isi lunak atau isi dengan kandungan grafit yang lebih besar. Semakin tinggi angkanya, semakin lembut timah dan semakin gelap tanda yang dihasilkan oleh timah. H menunjukkan timbal dengan kandungan liat yang lebih tinggi. Semakin tinggi sekalanya, maka isi menjadi lebih ringan

Sistem Amerika menggunakan angka dengan #2 di tengah skala. Pensil Amerika #2 biasanya sejajar dengan grade HB Eropa. Tidak ada standar industri untuk kekerasan kadar timbal dan hasilnya bervariasi dari satu merek ke merek lainnya. Pensil Jepang cenderung lebih gelap dibandingkan pensil Eropa.

Berikut jenis pensil serta kegunaannya:

1. Pensil H

H menunjuk isi pensil yang lebih keras. Pensil H sangat tahan noda dan memberikan garis yang lebih bersih, membuatnya berguna untuk hal-hal seperti garis besar, gambar teknis, sketsa cahaya, dan bahkan cat air. Pengguna pensil kidal juga dapat memanfaatkan pensil H yang tahan noda.

2. Pensil F dan HB

F dan HB sangat bagus untuk penggunaan sehari-hari karena cukup gelap untuk dibaca dengan jelas dengan sedikit corengan.

3. Nilai B

Nilai B menciptakan garis tebal dan gelap, sempurna untuk seni. Pensil B halus untuk menulis dan menggambar. Tetapi pensil jenis ini mudah luntur, sehingga mudah terhapus. Pensil B sempurna untuk gambar pensil karena seniman dapat mengaplikasinya seperti kuas, terutama di nilai B yang lebih tinggi. Animator khususnya senang menggunakan 10B di atas kertas animator karena ia menulis seperti mentega, menciptakan garis yang bagus, cepat, dan berat tanpa gesekan.

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.