Rahasia Bugar Sharon Stone di Usia 64 Tahun

Sharon Stone terlihat masih terlihat mengagumkan di usia 64 tahun.

Bintang Basic Instinct ini memiliki etos kerja yang berdedikasi untuk semua yang dia lakukan, termasuk perawatan diri.

“Saya berusaha untuk itu.

Saya berusaha dalam segala hal.

Bagi saya, disiplin adalah semacam kebebasan,” kata Stone seperti dikutip Hello! Berikut beberapa rahasia kecil yang membuat dia tetap sehat dan bahagia di usia 64 tahun.

1.

Konsisten adalah kunci Konsistensi sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh dan Stone menjadikan pikiran dan kebugaran tubuhnya sebagai prioritas utama.

Bintang ini melakukan apa yang diperlukan, termasuk berolahraga hingga lima hari setiap minggu.

“Setiap kali saya berolahraga, saya melakukan sesuatu yang berbeda berdasarkan area mana yang perlu digerakkan,” ungkap Stone kepada Shape.

2.

Latihan yoga, pilates, hingga tari Rutinitasnya termasuk campuran yoga yang solid, peregangan seluruh tubuh, pilates, tari, latihan kekuatan, dan bahkan angkat kaki tahan air.

Latihan ThighMaster Suzanne Somers juag dia masukkan dalam rutinitas kebugarannya.

“Saya meletakkannya di antara kaki saya saat saya menonton TV, dan anak-anak saya serta semua teman remaja mereka menganggapnya lucu tetapi mereka juga melakukannya.” 3.

Meggerakkan tubuh dengan pemberat “Secara berkala sepanjang hari, saya hanya menggerakkan tubuh saya.

Saya melakukannya ketika saya di set.

Saya melakukan leg lift dan back kick dan pop down di lantai dan melakukan beberapa jackknife.

Kru saya selalu seperti, ‘Itu sangat keren.

bahwa Anda hanya melempar dan melakukan beberapa suap,'” Stone mengungkapkan kepada Vogue.

Dia juga latihan lengan dengan beban timah ini.

Latihan ini dilakukan dengan mendorong ke atas selama 15 menit dengan beban timah di tangan untuk membuat banyak perbedaan.

“Saya juga memiliki gelang kecil yang diikat di lengan, dan saya memakainya saat saya di depan komputer atau di meja dan membiarkannya sepanjang hari karena banyak latihan yang dapat dilakukan di komputer dengan beberapa pon di lengan,” kata dia.

4.

Kesehatan tubuh, pikiran, dan spiritual adalah prioritas Selain memiliki rejimen latihan yang solid dan menjadikannya titik untuk bergerak secara konsisten setiap hari, Sharon Stone juga cukup memperhatikan kesehatan spiritual dan perhatiannya.

“Kita harus bertanya pada diri kita sendiri, ‘Apakah kita telah berkontribusi pada kesehatan tubuh kita, kesehatan mental kita, dan kesehatan spiritual kita hari ini?'” Stone memprioritaskan meditasi, memelihara pikirannya dengan kitab suci Buddha oleh Bukkyo Dendo Kyokai.

“Saya mendengarkan meditasi Kiva yang disebut nyanyian Tara Hijau yang sangat saya sukai.

Biasanya, saya hanya duduk di meja meditasi saya di depan sofa kamar saya, membunyikan mangkuk saya, dan membaca teks saya,” tambahnya.

5.

Belajar mencintai, menyembuhkan, dan menemukan tujuan.

Aktris ini hampir meninggal pada tahun 2001 karena stroke yang mengakibatkan masa pemulihan tujuh tahun.

Dia berbagi dengan Oprah dalam wawancara Super Soul tentang defisit mendalam yang ditinggalkannya.

Dekat dengan kematian mengajarkan Stone banyak hal tentang cinta, bagaimana menyembuhkan, dan bagaimana menemukan tujuan dalam hidup seseorang.

Dia membahas semuanya dalam otobiografi terlaris New York Times, The Beauty of Living Twice.

6.

Menyeimbangkan waktu antara leluarga dan hobi Sharon Stone membuat hidup tetap fokus, memprioritaskan apa yang dia sukai.

Dia menghargai waktu keluarga dan menyeimbangkan kehidupan pribadinya dan bertindak dengan pendekatan yang santai dan santai.

“Jadi, aktingnya: Saya masih menyukainya.

Sebenarnya, saya lebih menyukainya daripada sebelumnya.

Saya merasa jauh lebih nyaman di dalamnya, dan itu jauh lebih mudah untuk dilakukan.

Saya merasa lebih sedikit tekanan ketika saya lakukan sekarang, karena ini bukan seluruh dunia saya.

Saya juga memiliki pengalaman hidup yang lebih mendalam untuk dibawa ke sana.

Ketika hari kerja selesai, baik atau buruk—dan sebagian besar selalu baik—saya pulang ke rumah yang penuh cinta, jadi bukan masalah besar.” Dia juga tidak menganggap penuaan sebagai hal yang negatif.

“Saya memilih untuk bertambah tua.

Bertambah tua adalah tujuan saya,” kata Stone kepada The Hollywood Reporter.

Dia menambahkan, “Saya berada di ICU selama sembilan hari dan tingkat kelangsungan hidup untuk apa yang saya alami sangat rendah.

Saya tidak membutuhkan seseorang untuk membuat saya merasa sedih karena bertambah tua,” ujar dia.

7.

Makan sehat Kebiasaan makan sehat sudah menjadi rutinitas Stone, termasuk telur, daging tanpa lemak, dan ikan.

Dia juga bertahan dengan pilihan glikemik rendah, termasuk lentil, quinoa, dan sayuran.

“Saya tidak makan banyak makanan olahan, meskipun saya belum bisa menghilangkan keripik kentang dari pikiran saya,” ungkap Sharon Stone kepada WebMD.

Teh herbal tanpa kafein lebih disukainya daripada kopi.

EATTHIS.COM | HELLO! | VOGUE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *